Xinjiang, Target Wisata Halal Indonesia Di China

Xinjiang, Target Wisata Halal Indonesia Di China

JAKARTA, KOMPAS.com – Tiga provinsi di Indonesia dengan label destinasi halal mulai dipromosikan secara fokus di Xinjiang, China. Tiga provinsi tersebut adalah Lombok, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Xinjiang itu yg kalian kedepankan provinsi halal itu. Misalnya Lombok,” Ketua Dewan Pengurus Pusat ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies), Asnawi Bahar di sela-sela acara ASITA Awards dalam rangka ulang tahun ke-46 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Ia menyebutkan mulai mengajak biro-biro perjalanan dari Xinjiang berkunjung ke tiga provinsi. Kunjungan itu mulai diprogramkan ASITA dalam rangka Familiarization Trip (Famtrip).

“Sumatera Barat telah setuju lakukan Februari. Kami mulai untuk tahap awal bawa pemain ini bagi inspeksi supaya paham dahulu produknya,” tambahnya.

BACA JUGA: Januari-November 2016, Lebih 1,3 Juta Turis China ke Indonesia

Terkait kegiatan Famtrip, Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulfani menyampaikan Sumatera Barat dikenal dengan wisata budaya. Beberapa destinasi wisata di Sumatera Barat yg mampu dikunjungi seperti Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, dan Payakumbuh.

“Kemungkinan juga kalian milik destinasi baru. Di pesisir selatan ada Mandeh, kita milik Mentawai. Di sana dapat surfing. Tapi kalian belum tahu apa destinasi wisata itu cocok dengan wisatawan China. Rencana pekan depan tanggal 13 kita mulai bicarakan dengan inisiator famtripnya,” jelas Oni seusai acara.

Tiga provinsi dengan label halal itu merujuk pada hasil World Halal Tourism Award tahun 2016. Kategori World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Culinary diraih Sumatera Barat. Kategori World’s Best Halal Cultural Destination diraih oleh Aceh.

BACA JUGA: Panduan Wisata ke Rumah Panda di Chengdu, China

Xinjiang adalah salah sesuatu provinsi di China dengan masyarakat yg beragama Islam. Xinjiang memiliki ibu kota di Urumqi, dan berbatasan dengan negara-negara seperti Rusia dan India.

Wisman China dan Greater China adalah salah sesuatu tumpuan Kementerian Pariwisata pada tahun 2017. Hal itu kelihatan dari rencana kerja Kementerian Pariwisata tahun 2017. ASITA sendiri sebanyak delapan kali mulai melakukan direct selling kota-kota sekunder di China pada tahun 2017. Salah satunya adalah Xinjiang.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *