Vendor Smartphone Ramai-ramai Genjot Penjualan Jelang Akhir Tahun

Vendor Smartphone Ramai-ramai Genjot Penjualan Jelang Akhir Tahun

Pengiriman smartphone di Indonesia oleh para produsen nampaknya sedikit dikendurkan. Hanya saja, seandainya dibandingkan dengan tahun dulu kelihatan ada peningkatan. Analisa itu setidaknya berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC) yg terbaru.Hasil laporan itu memamerkan bahwa pada kuartal ketiga tahun 2016 tercatat pengiriman smartphone menurun 7 persen. Namun bila dibandingkan periode sama pada tahun dahulu meningkat 4 persen.Senior Market Analisis, Device Client, IDC Indonesia, Reza Haryo coba membeberkan fenomena tersebut. Dikutip dari situs resmi IDC, Selasa (27/12), Reza menyebutkan penurunan pengiriman itu terjadi lantaran para produsen mulai fokus pada peningkatan kinerja penjualan pasca Lebaran.”Itu kelihatan setelah puncak Lebaran berakhir yg dimulai pada kuartal ketiga 2016. Mereka lebih fokus pada peningkatan penjualan serta mempersiapkan buat mengantisipasi puncak musim belanja pada kuartal keempat 2016,” kata dia.Dilanjutkannya, hasil analisis itu juga mencatat adanya kenaikan yg signifikan pada smartphone dengan rentang harga USD 250 sampai USD 300. Dengan rentang harga itu, Oppo F1s dan Samsung Galaxy J7 berkontribusi besar.Meski begitu, secara keseluruhan market di Indonesia buat smartphone dengan rentang harga USD100 hingga USD200 juga mulai tetap laku. Ini karena permintaan bagi kelas smartphone 4G khusus entry level bisa memikat konsumen dengan spesifikasi RAM 2GB dan memori internal 16 GB.

Smartphone 4G meningkat
Data IDC juga menyebutkan seandainya pangsa pasar smartphone 4G meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 8 persen setiap kuartal. Pada kuartal kedua 2016 pangsa pasar mencapai 58 persen menjadi 68 persen pada kuartal ketiga 2016. Peningkatan ini disebabkan pula adanya fakta seandainya layanan telekomunikasi turut bersaing memperluas pangsa pasar layanan 4G mereka dengan meningkatkan pengguna smartphone 4G melalui program bundling.Sejalan dengan langkah ini, porsi smartphone yg terjual yg dikerjakan industri telekomunikasi juga meningkat 22 persen (YoY).”Indonesia memakai smartphone buat tujuan hiburan seperti media sosial, video streaming, game, serta browsing. Oleh karena itu, ada permintaan bagi ponsel berukuran layar yg lebih besar dan pangsa phablets sudah meningkat dari 11 persen di kuartal ketiga 2015 sampai 16 persen di kuartal ketiga pada 2016. Sebagian besar tiba dari vendor besar seperti Samsung, Oppo, dan Asus. Samsung Galaxy J7, Oppo F1s dan Asus Zenfone Selfie termasuk di antara model yg paling populer, jelas Reza.Berikut adalah pangsa pasar smartphone di Indonesia versi IDC pada kuartal ketiga tahun 2016.Baca juga:
Sah, smartphone yg ‘bisa dilipat’ mulai muncul di 2018!
Smartphone selfie laku keras, tetapi sampai kapan?
Vivo V5 rilis beberapa warna baru

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *