TP-Link Incar Pendapatan 20 Juta Dollar Di Pasar Indonesia

TP-Link Incar Pendapatan 20 Juta Dollar Di Pasar Indonesia

TP-Link, perusahaan global penyedia perangkat WLAN dan broadband CPE menargetkan pertumbuhan 25 persen di pasar Indonesia pada tahun ini. Sementara dari sisi pendapatan, targetnya hingga 20 juta dollar di tahun ini dari 16 juta dollar pada 2016. Wilson Lu, Country Director TP-Link Indonesia, menyampaikan target-target tersebut mulai dicapai lewat berbagai strategi dan fokus bisnis, seperti fokus menggarap pasar usaha kecil menengah (UKM). Sementara dari sisi produk, rencananya mulai launching sekitar 10 produk sepanjang tahun ini.”Indonesia yaitu pasar yg potensial buat TP-Link. Saat ini pasar Indonesia masuk dalam tiga besar buat bisnis TP-Link global, bersama India dan Australia,” ujar Lu, usai launching produk smarthome TP-Link.Di awal tahun ini, TP-Link bersiap merilis dua produk pintarnya di pasar Indonesia. Produk-produk smarthome yg mulai dijual di pasaran, antara yang lain Cloud Camera NC450, Smart Wi-Fi LED LB100, dan Wi-Fi Smartplug HS100. Beberapa produk tersebut mulai masuk ke pasar pada kuartal II dan III di 2017.Cloud Camera NC450 yaitu perangkat IP Camera buat rumahan dan bisnis yg memiliki banyak keunggulan, diantaranya memiliki sudut pandang hingga 360 derajat bagi bisa melakukan pemantauan yg maksimal, kualitas kejernihan gambar dan video HD 720p, serta fitur night vision yg memampukan pengguna bagi memantau di dalam gelap.”Ketika kamera menangkap gerakan atau suara tertentu, notifikasi mulai langsung dikirimkan ke email kalian dan sudah diintegrasikan dengan penyimpanan micro SD hingga 32GB. Dengan adanya 2-way streaming audio memampukan pengguna bagi mampu berinteraksi beberapa arah,” jelas Product Development and Marketing Head TP-Link Indonesia, Daniel Thian.Seluruh fitur dan pengaturan pada Cloud Camera NC450 ini mampu dikerjakan kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi TPCamera yg tersedia diPlay Store dan Apps Store.Produk smarthome TP-Link kini semakin lengkap dengan kehadiran Smart Wi-Fi LED LB100, perangkat lampu pintar yg bisa di kontrol melaluisebuah aplikasi dari smartphone. Nantinya lampu LED ini mampu diatur melalui aplikasi Kasa yg bisa diunduh di Play Store dan Apps Store. LB100 memiliki sistem pengaturan tingkat terang cahaya dengan 600 lumen yg dapat bertahan hingga 13,7 tahun. Lampu pintar ini juga dapat membuatschedule otomatis sesuai dengan waktu yg dibutuhkan.Selain itu, TP-Link juga menghadirkan Wi-Fi Smartplug HS100, sebuah perangkat soket listrik pintar yg mampu mengontrol perangkat elektronik yg terpasang pada produk ini melalui smartphone penggunanya. Tidak cuma itu produk ini bisa membuat schedule bagi menyalakan atau mematikannya sesuai dengan waktu yg dibutuhkan, dimana pengguna tinggal mengunduh aplikasi Kasa di Play Store dan Apps Store secara gratis.Tidak cuma mengembangkan bisnis pada produk smarthome, TP-Link tahun ini juga mengembangkan dua produk jaringan di sektor bisnis (SMB). Produk yg mulai diperkenalkan adalah Ceiling Mount Access Point EAP320 yg bisa menyediakan konektivitas wireless dual banddengan kecepatan hingga 1.2Gbps. Desainnya yg simple memudahkan alat ini bagi dipasang di mana saja. Selain EAP320, ada juga Wireless Access Point Outdoor CPE220, bagi menjawab kebutuhan akses Wi-Fi luar ruang jarak jauh, serta T1600G-52PS yg dilengkapi dengan 48 port Gigabit Ethernet yg mendukung PoE/PoE+.Baca juga:
AVG tawarkan produk keamanan dan tune-up anyar di 2017
Saat Semua naik, PANDI justru turunkan biaya domain .ID 50 persen!
Menkominfo janjikan aturan OTT rampung semester pertama 2017
Deretan bug komputer yg tak bahaya, namun justru kocak!
Marissa Mayer undur diri dari Yahoo
Nissan beberkan 5 kunci hadirkan kendaraan aman dan ramah lingkungan

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *