Teknik Kontroversial Ini Bisa Buat Manusia Hidup Hingga Umur 108!

Teknik Kontroversial Ini Bisa Buat Manusia Hidup Hingga Umur 108!

Di penghujung tahun 2016 ini, ternyata para ilmuwan menemukan cara bagi tidak mengurangi angka harapan hidup manusia. Hal ini dikerjakan dengan ‘memprogram ulang’ sel bagi berhenti menua.Dilansir dari Daily Mail, seorang profesor bernama Juan Carlos Izpisua Belmonte, dani Salk Institute di California, adalah orang yg bertanggung jawab dalam proyek ini. Sang profesor menyatakan bahwa penuaan ternyata tidak berlangsung sesuatu arah. Penuaan memiliki ‘kelenturan’ yg seandainya dikelola dengan baik, penuaan mampu dibalik.Percobaannya bagi memprogram ulang sel adalah dengan mengubah sel tersebut menjadi seperti sel induk, sel universal yg hadir dalam embrio yg dalam berubah jadi tiap sel dalam tubuh.Percobaan ini dikerjakan pada tikus dewasa yg mengalami progeria, atau penuaan dini yg juga mampu menyerang manusia. Setelah melakukan program ulang sel, sistem kardiovaskular dan berbagai organ yang lain seperti pankreas dan juga jaringan otot tetap berfungsi dengan baik. Yang lebih mencengangkan, tikus ini mulai hidup 30 persen lebih lama dan tak mulai mengembangkan sel kanker.Ketika dikerjakan kepada tikus dewasa yg sehat tanpa penyakit, hal yg sama juga terjadi.Hal ini menjadi sebuah harapan untuk manusia buat meninggikan angka harapan hidup untuk manusia buat lebih produktif. Bahkan menurut sang Profesor, seandainya berhasil dikembangkan bagi manusia, angka harapan hidup manusia mampu meninggi hingga umur 108 tahun. Yang jadi persoalan adalah, hal ini masih kontroversial.Menurut penulis jurnal ini, Alejandro Ocampu, memang reprogram sel ini dapat membuat sel kelihatan lebih muda. Namun pertanyaan selanjutnya adalah apakah sel ini dapat benar-benar menyebabkan proses peremajaan pada individu tersebut. Prediksi mereka, mengubah sel tubuh dalam jumlah besar buat menjadi sel induk, dapat membuat berbagai kegagalan organ, yg berujung kematian.Namun sang profesor tetap optimis dengan hal ini. Manusia tentu lebih kompleks ketimbang tikus, dan mungkin butuh waktu lebih lama buat mengembangkan teknik ini pada manusia. Profesor Belmonte menyatakan bahwa mungkin butuh waktu 10 tahun agar teknik ini dapat dikembangkan bagi manusia.Baca juga:
Deretan sisi buruk di balik sosok orang yg dianggap cerdas
Awan berbentuk bola muncul di Jepang, dianggap ‘UFO yg sembunyi’
Misteri mengapa manusia tidak milik tulang penis, ini sebabnya!
NASA rilis foto Indonesia dari angkasa, lautnya berwarna silver!
Ilmuwan temukan benda 2000 tahun, bukti otentik keberadaan Nabi Isa!

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *