Sebelum 2050, Bercinta Dengan Robot Akan Jadi Hal Biasa

Sebelum 2050, Bercinta Dengan Robot Akan Jadi Hal Biasa

Entah benar-benar terjadi atau cuma fiktif belaka seandainya kelak sebelum tahun 2050, manusia mulai menikah dengan robot. Itu setidaknya butuh waktu 35 tahun lagi dari sekarang.Terlepas yakin atau tidak, itu hak Anda. Tetapi, pernyataan itu keluar dari David Levy yg dilansir dari DailyMail, Jumat (23/12). Levy yaitu seorang penulis sekaligus ilmuwan dalam bidang kecerdasan buatan.Bahkan dia mengatakan, nantinya berhubungan badan dengan robot jauh lebih menyenangkan daripada dengan manusia. Hal itu lantaran dukungan dari kemajuan kecerdasan buatan.Pernikahan pertama kali antara manusia dengan robot mulai terjadi sebelum tahun 2050, bukan setelah itu, kata dia ketika konferensi robot di London, Inggris.Kata dia, menikah dan melakukan seks dengan robot memang ketika ini terdengar asing. Namun dia meyakini bahwa kelak saat hal itu terjadi, manusia mulai merasakannya sendiri.Mungkin tampak konyol buat sebagian orang, seks dan percintaan dengan robot pada tataran nalar manusia, tetapi masa depan memiliki cara buat membuat Anda tertawa, ujarnya.Lebih mengherankannya lagi, menurut sebuah studi di Goldsmiths, Universitas London, para peneliti sudah mensurvei 263 laki-laki heteroseksual berusia antara 18 dan 67. Peserta ditunjukan video beberapa menit robot perempuan.Tim riset juga melakukan ‘tindakan kepribadian’ dan ‘peringkat daya tarik. Kemudian, mereka ditanya apakah mereka mulai membeli robot tersebut bagi diri mereka sendiri sekarang atau dalam lima tahun ke depan.Jawabannya? Mengejutkan! 40,3 persen pria yg disurvei mengaku mulai membeli robot seks. Selain itu, Levy juga menyampaikan di masa depan mulai menjadi umum buat menemukan robot seks meniru selebriti.”Anda mampu membayangkan orang-orang mengatakan, Aku milik sebuah robot seks yg kelihatan seperti Angelina Jolie dan dia luar biasa di tempat tidur!” katanya.Baca juga:
Canggihnya Prancis bagi jalan raya berpanel surya pertama di dunia
Pengamat ke pemerintah: Atur ulang kebijakan jaringan pita lebar
Jadi programmer mampu dimulai sejak dini
Mark Zuckerberg kembangkan Jarvis, asisten robot rumahan berbasis AI
Raksasa teknologi sepakat lawan kebijakan intoleran Trump ke Muslim

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *