Sampai Sekarang Tahu Pong Gajah Mada Ini Tetap Gurih

Sampai Sekarang Tahu Pong Gajah Mada Ini Tetap Gurih

SEMARANG, KOMPAS.com – Di Kota Semarang, Jawa Tengah, ada hidangan berbahan tahu yg cukup melegenda di yakni tahu pong.

Tahu pong telah dikenal sebagai kuliner khas semarang sejak lama, tahu ini telah disajikan sejak zaman sebelum kemerdekaan.

Nama pong berasal dari istilah kopong yg berarti kosong atau tanpa isi. Tahu pong memang macam tahu yg tak memiliki daging padat dan tanpa isian.

Salah sesuatu kedai yg telah puluhan tahun menyajikan olahan tahu pong adalah kedai spesial Tahu Pong Semarang yg berlokasi di Jalan Gajah Mada sehingga lebih dikenal dengan Tahu Pong Gajah Mada.

Sekarang pengelolaan kedai ini telah berada di generasi ketiga. Putri, pengelola kedai mengatakan, awalnya tahu pong ini dijual oleh kakeknya, Sutikno dengan berbentuk angkringan di kawasan Jalan Kranggan pada tahun 1950.

Lalu pada tahun 1972 pindah ke Jalan Gajah Mada dan bertahan sampai ketika ini.

Menurut Putri, yg membedakan tahu pong di Kedainya dengan tahu ditempat yang lain adalah bumbu dan macam tahunya itu sendiri.

“Kalau di sini itu tahunya tawar. Di tempat yang lain kan tahunya telah diberi bumbu. Jadi di sini penyajiannya juga beda, ada tahu sendiri kemudian dicocol pakai bumbu kuah,” ujar Putri.

TRIBUN JATENG/MAULANA RAMADHAN Kedai Tahu Pong Gajah Mada di Semarang, Jawa Tengah.

Bumbu yg dimaksud adalah sejenis bumbu kuah yg berisi kecap, bawang dan petis. Cara menyantap tahu pong mirip dengan penyajian makanan khas Palembang, pempek, yakni dengan dicocol pada kuah.

Satu yg membuat bumbu di kedai ini berbeda adalah adanya resep rahasia yg telah digunakan sejak generasi pertama.

Selain itu, ciri khas tahu pong gajah mada adalah tambahan acar lobak putih yg disajikan sebagai pelengkap tahu dan kuah. Putri menambahkan, acar lobak putih telah menjadi ciri khas sejak pertama kali tahu pong dijual, dan sengaja disajikan terpisah agar pembeli dapat memakannya sesuai selera.

Untuk menu, sesuai namanya, kedai ini menyajikan menu-menu berbahan dasar tahu. Selain tahu pong ada juga tahu emplek, tahu emplek telur, tahu gimbal, tahu gimbal telur dan tahu kopyok telur.

Tahu emplek adalah tahu yg putih padat, sedangkan tahu gimbal adalah tahu dengan tambahan bakwan udang.

Sementara itu tahu kopyok telur, menurut penuturan Putri adalah salah sesuatu khas dari kedai ini.

“Tahu kopyok itu tahu yg dicampur dengan telur seperti campuran martabak. Telur yg kami pakai itu telur bebek. Setelah itu digoreng selalu hasil jadinya nanti mirip dengan fuyung hai. Dimakannya juga pakai bumbu kuah. Di sini segala menu disajikan terpisah dengan bumbu kuah,” tutur Putri.

Tahu-tahu yg digunakan tak dibuat sendiri. Putri mengatakan, tahu didapat dari perajin tahu yg memang khusus dipesan oleh kedainya. Dalam sehari, warungnya dapat menjual hingga 100 porsi, jumlah itu dapat meningkat di akhir minggu dan libur panjang.

TRIBUN JATENG/MAULANA RAMADHAN Sepiring tahu pong komplet di Kedai Tahu Pong Gajah Mada, Semarang, Jawa Tengah.

Perpaduan panas tahu yg digoreng dengan bumbu gurih dan manis menjadi kelezatan yg begitu terasa di lidah.

Hidangan ini lebih nikmat dimakan dengan cara menyiram kuah bumbu kedalam tahu pong yg masih panas. Jika merasa kurang kenyang dengan tahu, disediakan juga nasi putih sebagai menu pelengkap.

Apabila bingung ingin memesan macam tahu yg mana, cukup memesan tahu komplit. Menu tahu komplet berisi tahu pong, tahu gimbal, tahu emplek dan telur. Tetapi pengunjung juga dapat memilih menu satuan seperti tahu pong telur, tahu emplek dan tahu gimbal.

Seporsi tahu komplet dihargai Rp 28.000. Untuk menu tahu satuan dan kombinasi berkisar dari Rp 16.000 – Rp 25.000. Kedai yg berlokasi di Jalan Gajah Mada 63 B Semarang ini buka akan pukul 10.00-21.00. (Tribun Jateng/Maulana Ramadhan)
Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *