Ramai-ramai Laporkan Berita Hoax Lewat Aplikasi

Ramai-ramai Laporkan Berita Hoax Lewat Aplikasi

Belakangan ini keterangan atau berita-berita hoax yg cenderung memfitnah bermunculan. Berita-berita itu berpotensi memecah belah persatuan. Maka demi menjaga persatuan, muncul gerakan Turn Back Hoax. Gerakan ini diinisiasi oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia. Aksi mereka adalah dengan mengembangkan aplikasi bernama Turn Back Hoax.Singkatnya, Turn Back Hoax ini yaitu aplikasi berbasis crowd source yg mengumpulkan informasi-informasi fitnah maupun hoax. Kontennya pun baik situs, pesan viral, ataupun gambar yg digunakan sebagai basis data berita fitnah. Saat ini hal itu baru dapat diakses melalui peramban dengan alamat data.turnbackhoax.id. Selanjutnya, mulai dikembangkan aplikasi mobile buat Android maupun iOS.Setali tiga uang, Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) pun ‘ikut-ikutan’ dalam aksi tersebut. Mereka bekerja sama dengan gerakan Turn Back Hoax dengan menyematkan juga aplikasinya itu ke aplikasi mobile punya Mastel.Sebagaimana diinformasikan melalui informasi resmi Mastel, Jumat (30/12), fitur Laporkan hoax yg ada di dalam aplikasi Mastel mampu digunakan publik buat melaporkan berbagai keterangan fitnah dan hoax, baik itu halaman situs, pesan berantai, maupun gambar.”Laporan tersebut mulai segera Mastel sampaikan kepada otoritas di Kementerian Kominfo RI dan Forum Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. Sehingga nantinya dapat menjadi Basis pelaporan berita hoax dan ditindaklanjuti oleh pemerintah selaku regulator,” tulis informasi resmi itu.Sebagaimana layaknya crowdsource, fitur Laporkan hoax melalui aplikasi Mastel mengandalkan partisipasi masyarakat guna melaporkan setiap berita fitnah dan hoax agar tak tersebar luas.”Ayo kalian dukung gerakan Turn Back Hoax. Marilah bersama sama kami berantas berita fitnah dan hoax secara sistematis dan berkesinambungan bagi mewujudkan Masyarakat yg lebih beradab,” lanjut informasi tersebut.Baca juga:
PKS sebut banyak kabar hoax karena pemerintah tidak terbuka
Kabar hoax dikhawatirkan munculkan mosi tidak dipercaya ke pemerintah
Media online abal-abal bikin gerah pemerintah
Berantas media online abal-abal, Kominfo gandeng Dewan Pers
Isu 10 juta buruh China di Indonesia ‘plintiran’ media abal-abal
Jokowi minta hukum tegas media online produksi berita provokatif
Kapolri dan Jokowi bakal meeting bahas penyebaran info hoax di medsos

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *