Pendakian Gunung Rinjani Resmi Ditutup Hingga 31 Maret

Pendakian Gunung Rinjani Resmi Ditutup Hingga 31 Maret

JAKARTA, KOMPAS.com – Pendakian ke Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat resmi ditutup per tanggal 1 Januari 2017.

Keputusan tersebut berdasarkan Surat Edaran nomor SE.3/SET/HKSN/Kum.8/12/2016 Tentang Penutupan Jalur Pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani yg dikeluarkan tanggal 3 Januari 2017.

Surat tersebut dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen KSDAE KLHK). Surat edaran resmi tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Dirjen KSDAE, Herry Subagiadi.

(BACA: Kunjungan Wisman ke Gunung Rinjani Mencapai 30.000 Orang)

Herry dalam surat tersebut menyebutkan penutupan pendakian Gunung Rinjani lantaran pertimbangan kondisi cuaca di Pulau Lombok khususnya Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Lombok Timur antara bulan Januari-Maret 2017 yg berpotensi terjadinya hujan dengan intesitas curah hujan sedang dan tinggi (101 mm-400 mm) disertai angin kencang.

“Sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan keselamatan pengunjung,” ujar Herry dalam surat edaran tersebut.

Penutupan pendakian Gunung Rinjani dikerjakan bagi memberikan kesempatan pemulihan ekosistem sepanjang jalur pendakian.

Keputusan ini berlaku buat segala jalur pendakian Gunung Rinjani. Adapun jalur-jalur pendakian yg mampu ditempuh pendaki di Gunung Rinjani merupakan melewati Desa Sembalun dan Desa Senaru.

KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT Matahari terbit di jalur pendakian Gunung Rinjani (3726 m), Lombok. Rinjani yaitu bagian dari Gunung Samalas yg meletus hingga melumpuhkan dunia pada tahun 1257. Superletusan mengakibatkan terbentuknya kaldera dan Danau Segara Anak.

Sebelumnya, Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani, Agus Budi Santosa ketika dihubungi KompasTravel beberapa waktu dahulu menyebut penutupan pendakian Gunung Rinjani biasanya diambil berdasarkan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Penutupan pendakian Gunung Rinjani, lanjutnya, telah berlangsung dari 20 tahun yg lalu.

Sebelumnya, Gunung Rinjani juga pernah ditutup pada Selasa 15 September 2016. Penutupan tersebut dikerjakan lantaran peningkatan status Gunung Rinjani dari Level 1 (Normal) menjadi Level 2 (Waspada) akibat erupsi Gunung Barujari yg termasuk ke dalam kawasan TNGR.

Gunung Rinjani adalah salah sesuatu gunung yg berstatus aktif di Indonesia. Gunung Rinjani berada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan puncak di ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *