Pelni Cari Kapal Yang Cocok Untuk Beroperasi Di Kepulauan Seribu

Pelni Cari Kapal Yang Cocok Untuk Beroperasi Di Kepulauan Seribu

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tengah melakukan evaluasi terkait penugasan Kementerian Perhubungan bagi mengoperasikan kapal dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu, termasuk mencari kapal yg sesuai.

Direktur Utama PT Pelni Elfien Guntoro ketika konferensi pers paparan meeting evaluasi perusahaan di Jakarta, Rabu (4/1/2017) menyampaikan ketika ini kapal yg dimiliki Pelni belum sesuai dengan karakteristik kedalaman di Kepulauan Seribu karena cenderung dangkal, cuma kurang lebih beberapa meter.

“Penugasan ini kalian evaluasi, aku minta macam kapal yg sesuai,” ucapnya.

(BACA: Perdana, Pelni Gelar Perayaan Tahun Baru di Atas Kapal)

Elfien menjelaskan dari keadaan pelabuhan, baik itu Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke maupun Pelabuhan Pulau Tidung.

“Dari seluruh posisi kapal Pelni belum ada yg sesuai di Pelabuhan Muara Angke juga di Pelabuhan Pulau Tidung. Pulau Tidung juga sempit dan jalurnya sangat rendah atau dangkal,” tuturnya.

Namun, Elfien mengaku belum menentukan pembelian kapal yg sesuai karena harus dipesan sesuai dengan trayek di mana kapal tersebut beroperasi.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Sejumlah muatan diturunkan dari kapal kayu tradisional di Dermaga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2015). Pulau Tidung yaitu salah sesuatu pulau wisata di Kepulauan Seribu yg banyak dikunjungi wisatawan. Kapal kayu tradisional menjadi transportasi penting bagi angkutan barang dan wisatawan menuju kawasan ini karena kapal cepat punya pemerintah tak beroperasi.

“Kita belum tentukan beli kapal berapa dan di mana karena beli kapal enggak mampu beli langsung, harus dipesan lalu sesuai dengan trayek yg dilaksanakan,” ujarnya.

Namun, Pelni sudah mengoperasikan KM Sanus 46 ke Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Sunda Kelapa sejak akhir 2015 dengan tarif Rp 15.000 ke pulau-pulau besar yg ada di Kepulauan Seribu.

Pelni sebelumnya sudah mengirimkan tim buat memeriksa persiapan Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara bagi menindaklanjuti arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT Pelni Akhmad Sujadi menyampaikan pihaknya sudah mengirimkan tim yg berasal dari Divisi Nautika dan Divisi Operasi.

Selain Pelabuhan Kali Adem, tim juga mulai menuju Pulau Tidung di Kepulauan Seribu yg menjadi pelabuhan tujuan.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Pengunjung bersepeda menyusuri Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Sabtu (14/3/2015). Keindahan pantai di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, menjadi salah sesuatu daya tarik wisatawan buat berkunjung ke pulau ini.

“Di beberapa tempat itu, tim memeriksa kelayakan dermaga, kedalaman air laut dan posisi alur pelayaran,” katanya.

Selain itu, lanjut Sujadi, tim juga mulai melihat keadaan terminal penumpang serta kesediaan rambu-rambu di pelabuhan dan alur masuk kapal di kedua pelabuhan tersebut.

“Alur masuk dan kedalaman air laut sangat krusial buat keamanan pelayaran, hal yg menjadi prioritas kita dalam melayani penumpang. Sementara keadaan terminal penumpang beserta fasilitasnya mulai menentukan kenyamanan penumpang. Kami tentu berharap masyarakat yg hendak berwisata ke Kepulauan Seribu mendapatkan pelayanan prima,” ujarnya.
Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *