Pariwisata Thailand Unggul Di ASEAN, Indonesia Berusaha Menyusul

Pariwisata Thailand Unggul Di ASEAN, Indonesia Berusaha Menyusul

JAKARTA, KOMPAS.com – Dibanding negara ASEAN lain, Thailand unggul dari segi pertumbuhan pariwisata tahun 2016. Dari data yg didapat Kementerian Pariwisata Indonesia, Rabu (21/12/2016), berdasarkan himpunan data kementerian dan lembaga pariwisata masing-masing negara, Thailand mengungguli negara ASEAN lain, dengan 11,3 persen pertumbuhan pariwisata tahun ini.

“Malaysia adalah emotional competitor kita, tapi professional competitor kalian sesungguhnya adalah Thailand,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, pada acara jumpa pers akhir tahun di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Arief pada kesempatan yg sama memaparkan data perbandingan kunjungan wisatawan mancanegara ke Thailand dan Indonesia pada periode bulan Januari sampai Oktober 2016.

(BACA: Bali Kejar 3,5 Juta Wisman bagi Mencapai Target 2019)

Pada periode tersebut, ada 9.403.614 wisman yg berkunjung ke Indonesia. Sedangkan pada periode yg sama 27.076.308 wisman berkunjung ke Thailand.

Total pertumbuhan pariwisata Indonesia pada periode tersebut adalah 9,5 persen. Sedangkan Thailand mencapai 11,3 persen.

“Thailand hampir tercapai 30 juta wisman. Dari segi devisa Thailand mampu 42 miliar dollar AS. Sumbangan pariwisata dia (Thailand) terhadap PDB (produk domestik bruto)-nya 22 persen. Ibaratnya kalau Indonesia memiliki Bali, ASEAN itu memiliki Thailand,” kata Arief.

Pertumbuhan pariwisata Indonesia sendiri, menurut Arief, telah cukup baik, mengingat pertumbuhan pariwisata dunia cuma 4,4 persen, sedangkan pertumbuhan regional 5,1 persen.

Negara tertangga Malaysia, pada periode Januari sampai bulan Agustus 2016 mengalami pertumbuhan pariwisata sejumlah 3,8 persen dengan total kunjungan wisman mencapai 17.611.563.

Singapura mengalami pertumbuhan 9,4 persen pada periode bulan Januari sampai September 2016 dengan total 12.423.952 wisman. Tahun 2017 Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan 15 juta wisman ke Indonesia.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *