Nama Terang Bulan Yang Satu Ini Mirip Judul Lagu…

Nama Terang Bulan Yang Satu Ini Mirip Judul Lagu…

GRESIK, KOMPAS.com – Berbekal kegemarannya terhadap durian yg memiliki rasa legit nan manis, membuat Rico Wahyu Nugroho (25) menciptakan terobosan makanan baru dalam daftar camilan yg ada di Gresik, Jawa Timur.

Kombinasi durian dan terang bulan tersebut kemudian diberi label Teradjana, yg mirip dengan judul lagu dangdut. Padahal menurut Rico, Teradjana tersebut yaitu singkatan dari Terang Bulan Durian Lumer.

“Sebenarnya sih Terang Bulan Durian jan enak tenan (nikmat sekali), tetapi kok aku pikir kepanjangan. Makanya selalu aku singkat menjadi Terang Bulan Durian Lumer, tetapi tetap pakai Teradjana sebagai nama,” tutur Rico di Gresik, Selasa (27/12/2016).

(BACA: Garansi 24 Jam, Martabak Legendaris Ini Masih Empuk)

Usaha ini sebenarnya belum lama digeluti oleh warga Perumahan Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik ini. Rico mengaku secara tak sengaja menemukan komposisi makanan tersebut, namun kini digemari dan menjadi idola baru di Gresik.

“Awalnya aku usaha es durian, tetapi tak lama telah tutup. Baru sekitar enam bulan lalu, aku mencoba untuk terang bulan dengan rasa durian ini, yg sepertinya disukai oleh masyarakat. Karena omset setiap hari selalu bertambah,” jelasnya.

KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Terang bulan durian yg diberi label Teradjana ini yaitu hasil olahan Rico Wahyu Nugroho di Gresik, Jawa Timur.

Menurut Rico, terang bulan hasil olahannya cukup digemari oleh masyarakat Gresik dan sekitarnya, lantaran memberikan cita rasa yg berbeda dengan terang bulan yg ada di pasaran pada umumnya.

“Rata-rata pembeli bilang, Teradjana milik rasa khas durian yg tak mereka jumpai di pasaran. Lebih-lebih untuk mereka yg memang suka durian dan penikmat rasa manis nan legit,” beber bungsu dari tiga bersaudara ini.

Melihat peluang bisnis dengan semakin diburunya Teradjana oleh penggemar makanan di Gresik dan sekitarnya, membuat Rico menetapkan buat meningkatkan produksi. Dari yg semula cuma beberapa pack sehari, menjadi 30 sampai 40 pack dalam sesuatu hari.

“Akibat permintaan yg selalu bertambah, dari semula yg aku kerjakan sendiri, kini aku kemudian dibantu oleh keluarga dalam memproduksinya,” beber Rico.

Sementara itu, salah seorang konsumen Teradjana, Intan Sofiani (21) mengatakan, dirinya biasa memesan terang bulan tersebut dari tiga hingga empat pack setiap minggu. Meski awalnya, Intan mengaku tak begitu menyukai terang bulan.

“Tapi karena ada campuran rasa durian membuat aku ketagihan. Sebab aku sendiri adalah penggemar durian. Kalau aku rasakan sih mirip seperti pancake durian, tetapi nikmatnya lebih dari itu,” tutur Intan.

KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Terang bulan durian yg diberi label Teradjana ini yaitu hasil olahan Rico Wahyu Nugroho di Gresik, Jawa Timur.

Rico pun sempat menuturkan, seandainya selama ini konsumen yg memesan Teradjana kebanyakan memang berasal dari kalangan perempuan. Baik remaja putri, siswi sekolah, mahasiswi kampus, maupun ibu-ibu rumah tangga.

Teradjana memiliki empat varian rasa yakni, durian keju, durian coklat, durian selai coklat dan kacang, serta durian original. Di mana harga per pack yg berisi sepuluh potong terang bulan, dibanderol akan harga Rp 35.000 hingga Rp 50.000.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *