Mobil Perdesaan Indonesia Hanya Rp 60 Jutaan

Mobil Perdesaan Indonesia Hanya Rp 60 Jutaan

Jakarta, KompasOtomotif – Lomba desain mobil perdesaaan yg digulirkan Institut Otomotif Indonesia (IOI) bersama dengan Kementerian Perindustrian, membuka babak baru mulai realisasi penerbitan program mobil perdesaan, yg telah bergulir sejak dua tahun lalu.

Informasi lebih dalam mengenai mobil perdesaan yg mulai dihadirkan juga semakin terbuka, salah satunya mengenai spesifikasi dan gambaran bentuknya. I Made Dana Tangkas, Presiden IOI mengatakan, rupanya paling tak mulai sama dengan kriteria yg ada pada lomba desain.

“Kalau telah lihat kriteria lomba, seperti itu yg telah dibuat IOI kira-kira. Kriteria itu, tak bersinggugan dengan model sekarang, dan menjiwai sebagai produk anak bangsa,” ujar Made kepada KompasOtomotif, Kamis (8/12/2016).

Baca juga : Toyota Mulai Endus Potensi Mobil Perdesaan

Berikut kriteria yg dicantumkan dalam syarat lomba, dan kemungkinan bakal menjadi spesifikasi dari mobil perdesaan,

1. Bentuk tak bersinggungan dengan kendaraan yg ada sekarang. (Asumsi dimensi maksimum Length x Width x Height = 3,2m x 1,5m x 1,8m plus gandengan)

2. Penggerak kendaraan mampu 4×4 dan/atau 4×2.

3. Mesin diesel dengan kapasitas 1000 cc, mampu berbahan bakar biofuel (bio diesel).

4. Kecepatan kendaraan 50 kpj.

5. Harga jual kisaran Rp. 60.000.000 (OTR).

6. Kendaraan dengan sistem dan konsep perawatan (maintenance) yg sederhana.

7. Desain atau bentuk bodi dan kabin mempunyaain kekhasan atau bercorak lokal wisdom.

8. Flatform kendaraan memakai frame yg sederhana dan gampang dirakit.

9. Bodi dan kabin mobil gampang dibongkar-pasang dan dengan bahan atau material lokal, ringan dan kuat.

10. Ground clearance minimum 200 mm.

11. Secara total, kendaraan ini gampang dirakit.

12. Desain bentuk kendaraan harus bisa digunakan secara multiguna atau multipurpose. (untuk pertanian, perkebunan, peternakan, pengairan, perikanan, nelayan, dll-nya.)

13. Sebagai alat angkut orang dan barang. 

Bentuk Pikap

Airlangga Hartanto, Menteri Perindustrian sebelumnya mengatakan, kalau bentuknya seperti pikap, memiliki empat roda dan bagan belakangnya mampu diubah-ubah, sesuai dengan dengan kebutuhan aktivitasnya. 

“Untuk variannya, mulai mengikuti kontur perdesaan masing-masing. Diharapkan Tahun depan prototipenya telah ramung,” ujar Airlangga dalam siaran resminya, Selasa (29/11/2016).

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *