Menpar: Air Mancur Purwakarta, Keren…

Menpar: Air Mancur Purwakarta, Keren…

PURWAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi beberapa museum diorama dan Air Mancur Sri Baduga di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/1/2017). Didampingi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Arief berjalan kaki dari Bale Nagri menuju Taman Air Mancur terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Sesampainya di sana, Arief disambut terowongan air yg kelihatan berkerlap-kerlip disertai cahaya lampu laser. Ia pun menonton pertunjukan air mancur menari selama 15 menit.

Seusai menonton, Arief pun berdecak kagum sambil mengacungkan kedua jempolnya di hadapan para wartawan, Jumat malam.

Arief mengatakan, wisatawan yg tiba ke Jawa Barat namun tak mengunjungi Air Mancur Purwakarta mulai rugi. Karena air mancur ini menjadi kekuatan baru destinasi di Indonesia.

(BACA: Air Mancur Sri Baduga, Keindahan Dunia di Tanah Sunda)

Di dunia, sambung Arief, air mancur terindah ada di Dubai. Purwakarta mulai sulit mengejarnya dalam waktu dekat apalagi seandainya mengandalkan APBD Purwakarta seperti yg dikerjakan sekarang.

Namun Purwakarta mampu menggabungkan beberapa kekuatan destinasi dunia yakni air mancur Dubai dan pertunjukan Guangzhou. Apalagi air mancur di atas danau ini memiliki area pertunjukan di tengahnya.

“Dubai memiliki air mancur yg sangat indah. Guangzhou memiliki pertunjukan yg luar biasa namun air mancurnya biasa saja. Purwakarta dapat menggabungkannya dan menjadi destinasi wisata berkelas dunia,” tuturnya.

Terlebih, sambung Arief, tarian khas Sunda yg ditontonnya di Purwakarta sangat cantik. Mulai dari gerakan, kostum panggung, musik, lagu, dan tatanan panggung apik yg ditontonnya di tempat terpisah mulai menjadi satu yg luar biasa.

“Harus ada pertunjukan kolosal di sini, tata cahaya harus dilengkapi, dan juga sound system. Danau ini juga dikelilingi pohon, dengan pencahayaan yg pas, mulai menjadi pemandangan yg cantik,” katanya.

Begitupun dengan museum diorama. Ia pernah dua kali mendatangi museum diorama yg membosankan. Tapi tak dengan Purwakarta. Konsepnya apik, tak membosankan, dan pasti disukai anak-anak. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi merespon positif saran dan masukan Menteri Arief.

ARSIP HUMAS PEMKAB PURWAKARTA Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi coba sepeda onthel keliling Purwakarta secara digital di Museum Diorama Bale Panyawangan, Jumat malam (7/1/2017).

Dalam peresmian yg mulai dilaksanakan dalam waktu dekat, arahan Menteri Pariwisata itu dipastikan langsung terealisasi.

“Iya demi penyempurnaan tentunya kalian realisasikan. Kami juga masih fokus pada penambahan tempat duduk agar para penonton merasa nyaman, terowongan airnya juga kami untuk semenarik mungkin,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan, air mancur ini memakai teknologi Jerman dan China. Dalam pembangunan tahap ketiga ini air mancur dilengkapi dengan 5.000 tempat duduk dan penyempurnaan atraksi air mancur.

Air mancur ini, sambung Dedi, sengaja dibuat bagi membangun regulasi ekonomi daerah. Ia mencontohkan, ketika ini ada 50.000 buruh di Purwakarta. Jika sesuatu keluarga buruh mengeluarkan uang minimal Rp 500.000 pada akhir minggu di daerah lain, maka potential loss UMKM Purwakarta cukup besar.

Untuk itu, ia menghadirkan air mancur dan berbagai destinasi agar warga Purwakarta tak ke mana-mana ketika libur. Dengan cara ini, uang berputar di Purwakarta dan UMKM di Purwakarta pun sejahtera.

“Itu tujuan penting kami,” katanya seraya menambahkan, pembangunan Air Mancur Sri Baduga Purwakarta memasuki tahap ketiga dari sembilan tahap yg direncanakan. 

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *