Makanan Indonesia Bakal Jadi Bintang Pada Tahun 2017

Makanan Indonesia Bakal Jadi Bintang Pada Tahun 2017

JAKARTA, KOMPAS.com – Makanan khas Indonesia tahun ini mulai mendominasi dunia kuliner di tanah air. Chef Stefu Santoso dan Chef Haryo Pramoe dihubungi oleh KompasTravel, Selasa (3/1/2017) menyampaikan tahun ini makanan Indonesia mulai semakin populer di kalangan masyarakat. 

“Tren itu seperti roda, berputar yg dahulu tampil kemudian tenggelam. Makanan seperti fashion sebenarnya. Makanan Indonesia sejak lalu hingga sekarang kaya raya, banyak sekali ragamnya. Sekarang makanan Indonesia lebih berpeluang buat tampil secara visual sejak zaman smartphone, digital, dan sosial media ini,” kata Haryo. 

Senada dengan Haryo, Stefu menyampaikan seandainya permintaan mulai makanan Indonesia, khususnya makanan klasik Indonesia kian meningkat. 

“Banyak orang yg wisata kuliner, sampai ke daerah-daerah yg belum dikunjungi buat coba kuliner Indonesia. Cuma apakah mulai disukai atau tak belum tentu,” kata Stefu.

Aktivitas mengabadikan foto makanan ketika wisata kuliner dan mengunggah ke media sosial seperti Facebook dan Instagram, menurut Stefu, membuat makanan Indonesia semakin populer. 

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Semangkuk asinan jagung bakar, lengkap dengan kerupuk mie. Penampilannya cukup menarik, merah dari sambal cuka berpadu kuning dengan totol hitam dari jagung bakarnya, membuat tidak sabar buat melahapnya.

“Fotografi semakin murah. Dari wartawan, masyarakat, sampai blogger, dan vlogger yg berperan sebagai alat promosi makanan Indonesia,” kata Haryo. 

Tahun ini, Haryo juga memperkirakan makanan Indonesia mulai dikemas semakin modern, dengan desain-desain menarik buat anak muda. 

Selain makanan khas Indonesia, menurut Haryo, eksplorasi penggunaan bahan masakan buat menarik secara visual, dan makanan sehat juga mulai naik daun tahun ini.

“Penjelasan secara video tentang eksplorasi makanan, kandungan gizi sekarang juga banyak diangkat. Ada juga penggabungan keterangan makanan, science, kesehatan, dan lainnya dikemas dalam sesuatu packaging yg menarik,” kata Haryo. 

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *