Layanan Video Streaming Bigo Live Diblokir

Layanan Video Streaming Bigo Live Diblokir

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memblokir Domain Name System (DNS) Bigo Live. Bigo Live sendiri yaitu layanan video streaming yg tengah naik daun ketika ini. Pemblokiran Bigo Live lantaran kerap memunculkan konten-konten yg mengandung pornografi di dalamnya. Pemblokiran itu dibenarkan oleh Plt Kepala Humas, Kemenkominfo, Noor Izza.”Ya, benar diblokir. Pemblokiran itu sejak 1 Desember lalu,” kata dia ketika dihubungi Merdeka.com melalui sambungan telepon, Rabu (14/12).Menurutnya, ketika ini Bigo Live belum dapat diblokir secara keseluruhan dalam hal ini termasuk aplikasinya. Terkait hal itu, Noor tak menjelaskan secara jelas. Sebelum diblokir, Kemkominfo sejatinya sudah melayangkan surat kepada pihak Bigo Live, namun tak direspon.”Di situsnya itu sebelum kalian blokir, tertera juga alamat bagi menghubungi mereka. Kita telah hubungi mereka buat memberikan laporan-laporan terkait konten di dalam Bigo Live itu sendiri. Namun, tak direspon,” jelasnya.Terkait hal itu, dikabarkan bos Bigo Live David Li menemui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara. Kedatangannya itu, meminta agar akses Bigo Live dibuka. Namun, kata Noor, hal itu tak serta merta membuat akses pemblokirannya dibuka.”Ya, kami juga tak gampang buat membuka. Pemblokiran ini kan sifatnya permanen, tetap, dan berkelanjutan. Kecuali, ada perkembangan-perkembangan baru. Yang dipermasalahkan adalah konten dari Bigo Live itu sendiri. Intinya persyaratan yg kalian ajukan harus diikuti mereka. Bahkan kalau bisa, mereka harus mau membuat surat pernyataan semua terkait hal itu,” terangnya.Baca juga:
Gandeng Microsoft, anak bangsa luncurkan aplikasi Wmotion
Di IIXS 2016, Ketum APJII bicara soal rencana bagi browser lokal
WhatsApp mulai langsung usung fitur video call
Cara canggih gambar mural dengan cat semprot terkoneksi smartphone

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *