Lasem, Destinasi Wisata Akhir Pekan Yang Bakal “Hits” Pada Tahun 2017

Lasem, Destinasi Wisata Akhir Pekan Yang Bakal “Hits” Pada Tahun 2017

JAKARTA, KOMPAS.com – Destinasi wisata Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diprediksi mulai memikat wisatawan bagi liburan pada akhir pekan. Letaknya yg strategis dan bernilai sejarah yg tinggi menjadikan Lasem berpotensi secara pariwisata.

“Lasem mulai naik daun. Lasem ini kalian lihat puya potensi wisata yg bagus. Heritage-nya, kuliner, alam, dan kuliner yg bagus,” kata Chief Executive Officer (CEO) Triptrus.com, Brahmantya Sakti ketika dihubungi KompasTravel, Selasa (3/1/2017).

Pemantik Lasem dapat menjadi destinasi wisata unggulan adalah status Lasem yg sedang mendaftarkan situs rumah tua yg sudah direnovasi ke ajang lomba UNESCO Asia Pacific Awards for Cultural Heritage Conservation. Menurut Brahmantya, status tersebut mampu tidak mengurangi daya tarik bagi Lasem.

“Paket wisata ke Lasem juga murah. Bisa jadi weekend gateaway, dapat hari Jumat naik pesawat ke Semarang dahulu lajut ke Rembang,” jelasnya.

Menurutnya, di Lasem memiliki tempat-tempat berfoto seperti bangunan-bangunan tua yg instagramable. Modal cerita keberagaman budaya di Lasem juga menarik buat dikulik oleh wisatawan.

TRIBUN JATENG/M SYOFRI KURNIAWAN Ornamen di atap Kelenteng Cu An Kiong, di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

“Di sana (Lasem) mampu jadi contoh, China kecil. Sebuah pemukiman kaya China pada zamannya tetapi di sana ada pesantren Kauman,” tambahnya.

Menurutnya, Lasem memiliki pasar wisatawan yg luas. Ini berarti Lasem cocok dikunjungi oleh segmen wisatawan muda, keluarga, maupun dewasa.

Pondok Pesantren Kauman itu berada di Desa Karangturi. Pesantren itu menempati bangunan khas China yg kelihatan dari bentuk arsitektur.

Dikutip dari Kompas, terdapat 241 rumah kuno di kawasan pecinan Lasem. Rumah-rumah tersebut belum ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh pemerintah.

Lasem sebagai kota kecil di pesisir memiliki sejarah panjang dalam menjaga dan mengelola keragaman budaya dan etnis. Lasem sempat berjaya dalam era perdagangan candu di Pulau Jawa pada abad ke-19.

Lasem terletak sekitar 136 kilometer dari Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang. Lasem sendiri terletak di pesisir Laut Jawa.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *