Durian Baduy Gagal Panen, Masih Ada Aktivitas Lain…

Durian Baduy Gagal Panen, Masih Ada Aktivitas Lain…

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi yg berencana pergi ke Perkampungan Suku Baduy, Kabupaten Lebak, Banten bagi menyantap durian, Anda harus berlapang dada. Pasalnya, tahun 2017 tidak ada panen buah durian.

“Tahun ini gak ada buah durian. Kalau tahun kemarin bulan Januari telah ada. Karena banyak hujan jadi gak ada,” kata Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sarpin ketika dihubungi KompasTravel, Selasa (3/1/2017).

(BACA: Catat! Festival Durian Ndirun Digelar 25-26 Maret 2017)

Ia menyampaikan cuaca di wilayah Baduy selama tahun 2016 didominasi hujan. Sarpin menyebut penanaman durian di Baduy dipengaruhi oleh cuaca seperti panas dan basah.

“Tahun 2016 itu banyak hujan. Dari bulan September aja masih hujan. Biasanya panen itu awal Desember sampai akhir Januari. Lebih bagus lagi kalau panen pas masuk ke tahun baru,” lanjut Sarpin.

Ia menyampaikan seandainya panen biasanya durian bisa ditemukan di daerah Ciboleger, Kecamatan Leuwidamar. Selain itu, menurut Sarpin, wisatawan juga mampu menemukan durian-durian di rumah-rumah warga suku Baduy.

(BACA: Yuk… Belajar dari Kearifan Lokal Masyarakat Baduy)

“Kalau lagi panen mampu 3-4 truk per hari yg ngangkut durian. Biasanya panen dari segala desa di Baduy,” ucapnya.

KOMPAS/DWI BAYU RADIUS Beberapa wisatawan melewati permukiman di sela-sela perjalanan mengunjungi suku Baduy Dalam di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, akhir November 2014. Baduy Dalam sejak lalu memegang teguh adat, termasuk kearifan lokal yg tidak lekang melewati zaman. Perjalanan itu membutuhkan kebugaran fisik karena wisatawan harus melewati sejumlah lembah dan bukit.

Namun, meskipun tidak ada durian, Anda mengobati kerinduan dengan durian Baduy lewat suasana Perkampungan Suku Baduy. Anda dapat tinggal di rumah-rumah warga Baduy dengan suasana alam yg asri.

Anda juga menikmati arsitektur bangunan masyarakat Baduy yg terbuat dari bambu dan ijuk. Pemandangan yang lain yg mampu dilihat yakni perempuan yg tengah menenun kain.

Merasakan perjalanan pendakian akan dari Ciboleger atau lewat jalur Desa Pasir Nangka dan Desa Nangerang. Anda dapat menikmati pemandangan hutan, sungai-sungai nan bersih, dan udara yg segar.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *