Dari Kue Keranjang Sampai Teripang, Set Menu Imlek Di Gran Melia

Dari Kue Keranjang Sampai Teripang, Set Menu Imlek Di Gran Melia

JAKARTA, KOMPAS.com – Makan bersama keluarga di hari raya Imlek menjadi momen yg terus ditunggu untuk warga keturunan Tionghoa. Biasanya ada makanan khas yg memang disantap cuma ketika perayaan tahun baru China ini. Misalnya kue keranjang, teripang, sampai onde-onde. Di restoran Tien Chao, Gran Melia Jakarta, hidangan tersebut hadir dalam set menu lengkap buat merayakan Imlek.

“Kalau Imlek ada sesuatu makanan wajib yg tidak boleh tidak ada merupakan tang yuan. Kalau di sini seperti ketupat terus ada ketika perayaan Lebaran. Indonesia menyebutnya kue onde-onde,” kata Chef Tien Chao Gran Melia, Eric Lau ketika ditemui KompasTravel di acara early Lunar New Year Celebration, Rabu (11/1/2017).

BACA JUGA: Panduan Lengkap Menyantap Yu Sheng Saat Rayakan Imlek

Eric yg berasal dari Singapura dengan handal meracik yu sheng, makanan pembuka yg terdiri dari sayur dan ikan dicampur saus khusus. Yu sheng emudian diaduk bersama dengan memanjatkan doa sebagai harapan di tahun baru.

“Semoga naik pangkat, dari staf jadi manager, yg manajer, jadi COO, yg COO jadi CEO, yg belum nikah tahun ini menikah, yg telah menikah tambah lagi,” canda Eric sembari mengaduk yu sheng.

Setelah yu sheng, Eric kemudian menyajikan sup ayam yg dicampur kerang abalon, sayuran, dan kichi (sejenis tumbuhan). Kata Eric, sup ini cocok buat kecantikan.

Kompas.com/Silvita Agmasari Terioang masak saus abalone di restoran Tien Chao, Gran Melia Hotel.

Hidangan kemudian beralih ke bebek masak kecap dengan tahu dan telur sebagai pendamping. Rasanya manis khas dengan kuah kecap yg kental. Tekstur bebeknya empuk dan tidak berbau.

Kemudian hadir udang goreng masak saus madu yg juga memiliki cita rasa manis dengan sentuhan pedas dari lada hitam.

Hidangan yg aku tunggu pun keluar. Ada teripang dengan campuran saus abalon, kerang abalon, kerang dara, dan brokoli rebus. Teripang adalah salah sesuatu santapan khas Imlek. Harga teripang yg telah mahal semakin melambung tinggi karena diburu banyak orang ketika momen perayaan Imlek. 

BACA JUGA: Uniknya Tradisi Chengbeng, Beda dengan Imlek

Teripang masak saos abalone racikan Eric ini rasanya sungguh nikmat. Tak ada rasa amis apalagi pasir, bukti teripang ini diolah dan dicuci dengan baik. Selain itu teksturnya juga padat tidak hancur, dan makin nikmat dengan saus kerang abalone yg rasanya seperti saus tiram. 

Setelah lauk teripang kemudian keluar ikan kerapu masak tim, juga nasi goreng kukus dengan daun bambu.

Kompas.com/Silvita Agmasari Kue keranjang goreng dibalut dengan tepung yg garing.

“Saya bosan masak nasi goreng itu-itu saja,” kata Eric yg akhirnya menetapkan buat melakukan inovasi lain. Nasi yg telah digoreng kemudian dibungkus dengan kulit kembang tahu dan dibungkus lagi dengan kulit daun bambu.

Alhasil rasanya menyerupai dimsum Lou Mai Gai, nasi atau ketan yg dibungkus dnegan daun teratai. Rasanya nikmat dengan tekstur nasi yg berubah pulen serta cenderung lengket karena dikukus. 

Sebagai makanan penutup, Eric menyajikan tang yuan atau onde-onde yg dimasak dengan gula merah dan bubur mutiara. Disajikan pula kue keranjang yg digoreng dengan balutan tepung crispy bewarna keemasan, serta fortune cookie

BACA JUGA: Nikmatnya Xiao Long Bao Bikin Ketagihan

Fortune cookie adalah budaya masyarakat China yg tinggal di Amerika Serikat, yg mana ada ramalan di dalam kue garing. Isi ramalan cenderung bersifat positif, mampu tentang pekerjaan, cinta, atau kepribadian. Fortune cookie seperti lambang pengharapan di tahun baru Imlek.

Restoran Tien Chao, Gran Melia Jakarta, menyediakan beberapa set menu buat merayakan Imlek. Seperti yg aku santap adalah Reunite Set Menu, yg dihargai Rp 7,8 juta ++ buat 10 orang. Sedangkan Prosperity Set Menu dengan tingkatan hidangan lebih mewah, dihargai Rp 10 juta++ buat 10 orang.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *