Berkunjung Ke Banyuwangi? Ini Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi

Berkunjung Ke Banyuwangi? Ini Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Kabupaten Banyuwangi yg berada di ujung timur Pulau Jawa memiliki destinasi wisata yg memesona. Yuk kalian lihat dua destinasi wisata yg wajib dikunjungi seandainya Anda ke Banyuwangi.

1. Gunung Ijen

Belum berkunjung ke Banyuwangi, seandainya tak mendaki Gunung Ijen yg memiliki pesona kawah yg berwarna kehijauan dan memiliki fenomena blue fire yg cuma ada beberapa di dunia merupakan di Gunung Ijen dan Islandia.

Hal tersebut yg membuat Gunung Ijen terus didatangi oleh ratusan orang setiap harinya, bahkan jumlahnya mencapai ribuan ketika libur panjang.

(BACA: Mengulang Perang Puputan di Rowo Bayu Banyuwangi)

Untuk menuju ke Gunung Ijen cukup mudah. Pengunjung mampu mengendarai kendaraan pribadi atau sewa dari kota Banyuwangi sampai ke Paltuding, pemberhentian terakhir buat memarkir kendaraan atau menginap mendirikan tenda.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Petambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini telah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut.

Jika tak mendirikan tenda, biasanya pengunjung berangkat tengah malam dari kota dan dapat melanjutkan perjalanan dengan trekking ketika dini hari agar mampu melihat fenomena blue fire yg cuma mampu dilihat sebelum jam 05.00 WIB.

Normalnya pendakian baru dibuka pukul 01.00 dan ditutup jam 12.00 setelah menyaksikan blue fire dan menyaksikan sunrise pertama di Pulau Jawa, pengunjung dapat menikmati keindahan luar biasa dari kaldera Ijen yg berwarna hijau toska dan aktivitas penambang belerang.

(BACA: JK: Kalau Mau Kopi Asli Datang ke Banyuwangi)

Untuk persiapan pendakian, disarankan memakai sepatu yg nyaman bagi mendaki, baju hangat karena suhu di atas gunung mencapai 10 derajat celsius, memakai masker serta membawa tabung oksigen.

2. Bangsring Underwater

Buat pecinta laut, Bangsring Underwater adalah surganya. Terletak di utara kota Banyuwangi, pengunjung telah mampu menikmati keindahan bawah laut di kedalaman 50 sentimeter.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Rumah apung di Bangsring Underwater. Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Selain itu aktivitas yang lain yg dapat dikerjakan adalah menanam terumbu karang bersama para nelayan, snorkeling, diving, berkunjung ke rumah apung buat memberi makan ikan yg hidup bebas di lautan serta berenang bersama anakan ikan hiu di keramba yg dirawat oleh para nelayan.

Anakan ikan hiu yg dirawat biasanya tak sengaja terjaring nelayan sehingga terluka dan butuh perawatan dua lama. Jika telah pulih, maka anakan ikan hiu mulai kembali dilepas lautan.

Bangsring Underwater adalah kawasan konservasi seluas 15 hektar yg dikelola oleh kelompok nelayan Samudra Bakti. Mereka memperbaiki terumbu karang di wilayah tersebut yg sudah rusak karena pengeboman dan penangkapan ikan memakai potas.

Perbaikan dengan cara transplantasi terumbu karang dan melarang penangkapan ikan di wilayah konservasi.

Sejak konservasi dikerjakan akan tahun 2008, perubahan di wilayah perairan Bangsring telah akan kelihatan di mana perilaku nelayan yg memakai alat tangkap ikan ramah lingkungan, dan terumbu karang yg ditanam juga akan tumbuh.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Rumah apung di Bangsring Underwater, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Dari Bangsring Underwater, pengunjung seandainya dapat berwisata ke Pulau Tabuhan, pulau tanpa penghuni yg memiliki pasir putih atau ke wisata mangrove yg dikelola secara mandiri oleh nelayan.

Jika berkunjung ke Bangsring Underwater disarankan bagi membawa kamera underwater, karena pemandangan bawah laut sayang seandainya tak diabadikan.

Tidak perlu khawatir kelaparan karena di pantai tersebut juga banyak warung yg menyediakan makanan dan minuman.

3. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah berada di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran yg berjarak sekitar 67 kilometer dari kota Banyuwangi.

ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Akses jalan menuju ke Pulau Merah sangat baik dan dapat dilalui bus ataupun kendaraan pribadi lainnya.

Di Pantai Pulau Merah terdapat bukit kecil ditepi pantai setinggi sekitar 200 meter dan mampu diakses seandainya air laut sedang surut.

Selain itu bentangan pantai sepanjang 3 kilometer dengan pasir putih cocok bagi bersantai bersama keluarga sambil menikmati es kelama muda yg banyak dijual oleh masyarakat sekitar.

Disarankan waktu yg tepat berkunjung ke Pantai Pulau Merah adalah sore hari karena pemandangan ketika matahari tenggelam begitu memesona. Warna merah ketika senja di langit Pulau Merah tidak jarang dijadikan buruan para penggila fotografi landscape.

Bukan cuma itu, Pantai Pulau Merah mempunyai ombak dengan ketinggian kisaran 3 meter serta dasar pantai yg tak memiliki banyak karang cocok bagi olah raga berselancar (surfing).

BARRY KUSUMA Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur.

Tidak heran, seandainya berkunjung ke pantai Pulau Merah, pengunjung mampu melihat aksi para peselancar (surfer) yg sedang berselancar dan melakukan manuver di atas ombak.

Beberapa lomba surfing internasional juga pernah digelar di pantai yg memiliki khas payung merah di sepanjang pantai.

4. Teluk Ijo

Pantai ini adalah surga yg tersembunyi di Banyuwangi yg memiliki air laut jernih berwarna hijau toska, bukan biru seperti teluk lainnya.

Berada 90 kilometer dari pusat kota Banyuwangi tepatnya di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran dan masuk di wilayah Taman Nasional Meru Betiri.

Untuk menuju ke Teluk Ijo, pengunjung memarkir kendaraan di desa nelayan di daerah Pantai Rajekwesi dan seandainya cuaca bagus dapat diantar oleh perahu nelayan menuju Teluk Ijo. Jika tidak, pengunjung dapat berjalan kaki melalui jalan setapak menembus hutan serta bukit yg curam dan berbatu.

ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Teluk Ijo, surga tersembunyi di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banuwangi, Jatim, dan masuk di wilayah Taman Nasional Meru Betiri.

Sebelum sampai ke Teluk Ijo, pengunjung harus berjuang melewati Pantai Batu, merupakan sebuah pantai dengan pasir yg tertutup bebatuan bulat dengan ukuran yg beragam menutupi pasir.

Masyarakat sekitar mempercayai batu batuan tersebut menutupi pasir tersebut sejak terjadi bencana tsunami pada tahun 1994. Pantai Batu dan Teluk Ijo cuma dipisahkan oleh tebing karang.

Teluk Ijo mempunyai pasir putih yg halus dan air yg jernih. Ketenangan di Teluk Ijo bena-benar mampu menghilangkan rasa penat dari rutinitas sehari-hari.

Pengunjung mampu berenang atau sekadar bersantai di sepanjang pantai. Jika ingin camping, pengunjung harus mendapatkan izin dari petugas Taman Nasional Meru Betiri.

4. Wisata Hutan Pinus

Untuk tempat wisata yg sesuatu ini cocok bagi mereka yg suka selfie karena di tempat wisata yg tergolong baru di Kabupaten Banyuwangi banyak spot selfie seperti payung-payung dan lampion cantik yg digantung serta di antara pohon pinus.

KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Salah sesuatu spot foto favorit dengan payung merah di Hutan Pinus Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.

Wisata pohon pinus berada di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Untuk menuju ke wisata hutan pinus, mampu dengan kendaraan pribadi roda empat ataupun roda dua.

Selain selfie, pengunjung mampu melakukan kegiatan alam bebas seperti berkuda, bersepeda, safari jeep, outbound, trekking menyusuri hutan pinus dan juga camping atau naik ke rumah pohon.

Jika cuma sekadar ingin santai, mampu juga menggelar tikar di antara deretan pohon pinus atau di bangku-bangku kayu yg disediakan pengelola sambil menikmati bekal makanan yg dibawa dari rumah serta ditemani dengan secangkir kopi dan teh hangat.

Hutan Pinus Songgon sendiri terletak kurang lebih 30 kilometer dari kota Banyuwangi dan sebelumnya cuma hamparan hutan pinus yg getahnya diambil secara rutin. Saat pohon pinus masih kecil, warga sekitar masih dapat melakukan tanam tumpangsari seperi menanam cabe, jahe dan jagung.

Namun setelah pohon pinus semakin tinggi masyarakat telah tak dapat lagi bercocok tanam sehingga muncul ide buat memanfaatkan sebagai tempat wisata.

KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Salah sesuatu spot foto favorit dengan lampion warna-warni di Hutan Pinus Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.

Untuk menuju ke Kabupaten Banyuwangi mampu melalui transportasi umum, baik jalur darat, udara atau pun laut.

Jika melalui jalur darat, banyak bus umum yg menuju arah Banyuwangi, ataupun kereta api tujuan Banyuwangi dan berhenti di Stasiun Banyuwangi Baru buat melanjutkan perjalanan ke destinsi wisata yg ingin dikunjungi.

Jika memakai transportasi udara, tak perlu khawatir karena telah ada penerbangan yg melayani rute Surabaya-Banyuwangi dan Banyuwangi-Surabaya. Jika dari Bali, tak membutuhkan waktu lama karena tinggal menyeberang memakai feri maka sampai di Banyuwangi. Selamat berlibur.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *