Berebut Wisatawan China

Berebut Wisatawan China

JAKARTA, KOMPAS.com –  Tahun 2017 diperkirakan jumlah wisatawan China unggul dibanding wisatawan mancanegara lainnya. Kementerian Pariwisata Indonesia tahun depan menargetkan 2.453.000 wisatawan “Greater China” yg terdiri dari China, Taiwan, dan Hongkong.

“Saat ini wisman China sudah menjadi wisman prioritas kita, demikian ke depannya. Jumlah wisatawan China ke luar negeri lebih dari 100 juta per tahun. Jadi bagi menggaet lima persen atau lima juta bagi tahun 2019 seharusnya mampu kami lakukan,” kata Menteri Pariwisata Arief ketika dihubungi KompasTravel pada Mei lalu.

(BACA: Tahun 2017, Wisatawan “Greater China” Masih Jadi Tumpuan Indonesia)

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Asnawi Bahar saat ditemui pada acara Jumpa Pers Akhir Tahun Kemenpar di Gedung Sapta Pesona, Rabu (21/12/2016), menyampaikan tahun ini Asita berhasil menggaet puluhan ribu wisatawan China ke Indonesia.

“Kita roadshow (di China) empat kali, dengan kementerian empat kali sendiri, dan setiap kali habis roadshow kita bawa 50.000 orang, itu direct. Delapan kali itu diharapkan 400 ribu orang yang direct. Kita kelabakan mengurus mereka sekarang, kami kekurangan guide,” kata Asnawi.

Ia menyampaikan 400.000 wisatawan China seandainya dikalikan rata-rata pengeluaran sesuatu orang ketika berwisata di Indonesia yakni 1.200 dollar AS berarti menyumbang devisa total 480 juta dollar AS atau setara dengan Rp 6 triliun.

ARSIP KEMENPAR Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Chairman CNTA Li Jinzao menghadiri China International Travel Market (CITM) 2016 di Shanghai New International Expo Centre yg berlangsung 11-13 November 2016.

Tahun depan, menurut Asnawi, Asita mulai tetap melaksanakan roadshow di China, empat kali secara mandiri dan empat kali bersama kementerian. Selain itu Asita juga ikut serta dalam travel mart buat selalu menarik wisatawan China berlibur ke Indonesia.

Kementerian Pariwisata telah melakukan berbagai upaya buat menggaet lebih banyak wisatawan China. Di antaranya dengan memberlakukan kebijakan bebas visa dan membuka penerbangan segera dari China ke Indonesia. Berikutnya selalu mengembangkan tiga elemen yg diincar wisatawan China ketika berwisata yakni wisata bahari, wisata belanja, dan wisata kuliner.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *