Berburu Kenikmatan Makassar Di Jakarta

Berburu Kenikmatan Makassar Di Jakarta

TAK ada yg meragukan ragam kekayaan kuliner Kota Makassar. Cita rasa tajam yg khas dan bumbu yg beragam membuat orang mulai ketagihan buat selalu mencicipinya dan merindukannya. Namun, ke mana kami harus menuntaskan kerinduan itu ketika berada di Jakarta?

Sejatinya, ketika ini makin banyak rumah makan yg menyediakan hidangan Makassar di Jakarta dan sekitarnya. Jadi, sepanjang minggu ini, kita coba dua di antaranya yg tidak jarang menjadi buah bibir.

Selasa (15/11/2016) sudah lewat tengah hari. Langit akan gelap, seperti dua hari belakangan ini. Gerimis pun akan jatuh. Cuaca seperti ini membuat perut makin mengerut karena rasa lapar.

Asap tebal dari tempat pembakaran ikan di bagian depan sebuah rumah makan di bilangan Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, terasa bagaikan lambaian tangan bagi langsung mendekat.

Begitu masuk ke rumah makan Pelangi Seafood tersebut, aroma ikan dan perasan jeruk nipis begitu menggoda selera. Perut semakin berontak. Langsung terbayang berbagai menu khas Makassar yg ingin dipesan. Wajar, karena rumah makan ini memang terkenal menyajikan masakan Makassar yg lengkap.

Pilihan jatuh pada menu bandeng palumara. Ini adalah masakan ikan dengan kuah yg beraroma meski tak menggunakan begitu banyak rempah. Tampilan masakan ini sederhana, cuma kelihatan bawang goreng dan dua biji cabai merah yg membuatnya lebih berwarna.

Begitu datang di atas meja, aroma asam segera menyambar hidung. Beberapa potongan ikan kelihatan di wajan dengan perapian kecil itu. Dengan sambal tumis, dabu-dabu, dan potongan mangga muda, daging bandeng serasa lumer di mulut. Daging bandeng sangat gurih dengan rasa asin yg pas di lidah.

”Bandengnya tanpa duri, jadi tidak usah khawatir menelan duri ikan. Rasa asamnya juga pas karena kalian pakai asam yg didatangkan dari Makassar,” kata Rahman Gozali (54), pemilik rumah makan yg memiliki sejumlah cabang di Jakarta hingga Singapura ini.

Ditambah padanan sayur kangkung, makan mulai semakin lahap. Jangan lupa memesan es kelapa muda dengan campuran sirop merah yg menyegarkan. Perut penuh. Beban dan penat seketika hilang digantikan kekenyangan.

Malikil (29), salah seorang pengunjung rumah makan Pelangi hari itu, mengaku tiba karena rindu dengan masakan yang berasal daerahnya. Ia juga memesan bandeng palumara. ”Kalau di kampung namanya bukan bandeng, melainkan ikan bolu,” ucap pria asli Makassar ini setelah menghabiskan makanan.

Karyawan swasta ini baru pertama kali ke rumah makan itu. Setiap bulan, dia mengelilingi Jakarta buat coba berbagai rumah makan yg menyediakan masakan khas Makassar buat menuntaskan rindu mulai kampung halaman.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *