Berapa Harga Yang Pantas Untuk Kopi Luwak ?

Berapa Harga Yang Pantas Untuk Kopi Luwak ?

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyaknya produsen kopi yg mengklaim produknya sebagai kopi luwak membuat kebingungan di masyarakat. Selama ini kopi luwak diketahui sebagai kopi termahal di dunia. Tetapi di pasar Indonesia sendiri, harga kopi luwak begitu beragam dan memiliki rentang yg jauh.

“Kendalanya memang tak ada sertifikasi resmi buat kopi luwak dari pemerintah. Jadi orang sembarangan dapat mengklaim itu kopi luwak,” kata pengajar di Indonesia Coffee Academy, Aris Kadarisman ketika acara Cerita Kopi di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Jumat (9/12/2016).

BACA JUGA: JK: Kalau Mau Kopi Asli Datang ke Banyuwangi

Untuk mengetahui apakah kopi yg diklaim sebagai kopi luwak tersebut asli, menurut Aris bisa diketahui dari rasa kopi itu sendiri.

“Kandungan kafein di kopi luwak itu lebih rendah. Jadi kalau minum kopi luwak tak mulai deg-degan karena sebelumnya telah mengalami proses fementasi di perut luwak,” kata Aris. 

Selain itu, lanjut Aris, rasa kopi luwak tidak menyangkut di tenggorokan. Khusus kopi luwak arabica juga memiliki karakteristik rasa yg lebih fruity, sedangkan kopi luwak robusta cenderung memiliki rasa mint.

“Kalau kami minum, kopi luwak lebih lembut. Tetapi kalau dari penampakannya memang sulit buat dibedakan,” kata Aris. 

KOMPAS/ABDUL LATHIF Luwak Pandan, salah sesuatu dari 60 hewan Luwak peliharaan Hj Yekti Murih Wiyati (37), pemilik usaha kopi Luwak “Luwakmas” di Kampung Luwak, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Lantas berapa harga kopi luwak asli yg wajar di pasaran?

“Kisaran harganya memang lebih tinggi daripada kopi biasa. Untuk ukuran cangkir (sudah jadi minuman kopi), kisaran harganya dimulai Rp 100.000 sampai Rp 300.000. Untuk harga bubuk atau biji pe rkilogram, kopi luwak dihargai Rp 1 juta ke atas,” kata Aris. 

Kurang dari harga tersebut, kopi yg diklaim kopi luwak menurut Aris patut diperhatikan apakah itu kopi luwak asli atau memang telah dicampur.

BACA JUGA: Kisah Pilu di Balik Secangkir Kopi Kawa Khas Payakumbuh

Kopi Luwak sendiri menjadi mahal karena proses fermentasi biji kopi yg terjadi di perut luwak. Biji kopi terbaik yg dipilih oleh luwak kemudian keluar bersama kotoran, dan disortir bagi kemudian diolah sampai menjadi minuman kopi.

“Kopi luwak dari luwak liar milik rasa yg lebih rich karena luwak liar memakai instingnya buat mencari biji kopi terbaik. Kalau dari segi bisnis, luwak tangkar biasanya memang telah diberi makan biji kopi. Harga kopi luwak liar tentu lebih mahal karena usaha yg diperlukan lebih besar,” kata Aris. 

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *