Benteng Sorawolio Yang Eksotis Dan Penuh Misteri

Benteng Sorawolio Yang Eksotis Dan Penuh Misteri

BAUBAU, KOMPAS.com – Bila Anda menuju ke Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, maka anda mulai menemukan beberapa benteng kecil yg berdiri dengan tegak dan kokoh.

Kedua benteng tersebut jaraknya tak terlalu berjauhan. Bagi masyarakat Kota Baubau, kedua benteng tersebut dinamakan Benteng Sorawolio yg sama-sama terbuat dari batu karang dengan perekatnya memakai putih telur ayam.

Kedua benteng tersebut ukurannya tak teralu besar, mempunyai ketebalan sekitar sesuatu meter dengan tinggi benteng tersebut mencapai sekitar 6-7 meter.

Seorang penjaga benteng, La Ade (50), mengatakan, kedua Benteng Sorawolio ini dibuat pada masa Sultan Buton XIX yakni Sultan Sakiyuddin Darul Alam pada tahun 1712-1750. Benteng tersebut berfungsi sebagai benteng pertahanan dari serangan Belanda dan juga perampok.

“Dahulu ada yg tinggal di dalam benteng ini, namun sekarang telah tak lagi. Di dalam benteng terdapat kuburan yg telah lama ada,” kata La Ade, Rabu (21/12/2016).

Di dalam kedua benteng terdapat tanah yg datar dengan ukuran yg tak terlalu luas. Namun ada dua bagian dinding di Benteng Sorawolio kedua tersebut mengalami kerusakan akibat pohon yg hidup di atas benteng.

“Pernah suatu hari saat aku lagi pergi ke daerah benteng, tiba-tiba aku melihat sosok yg besar tinggi dan hitam. Kemudian sosok tersebut mengangkat badan aku segera dibuang dan dibanting di tanah,” ujarnya.

Memang, keberadaan pohon tua dengan batu benteng yg telah dimakan usia menimbulkan daya magnet yg kuat serta penuh misteri terhadap benteng tersebut.

Walaupun demikian, lanjut La Ade, benteng tersebut tetap dikunjungi warga yg ingin melihat benteng dari dalam. Jarak kedua benteng tersebut sekitar 1 kilometer dari benteng penting Keraton Kesultanan Buton.

“Dulu ada masjid di dalam benteng ini. Karena dimakan usia, sekarang cuma sekarang cuma menyisakan batu tempat pijakan masjid saja,” ucap La Ade.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *