Bagaimana Memajukan Pariwisata Bandung? Ini Jawabannya…

Bagaimana Memajukan Pariwisata Bandung? Ini Jawabannya…

BANDUNG, KOMPAS.com – GM Jacktour & Travel, Jack Febrian Rusdi menyampaikan pelaku usaha pariwisata di Bandung Raya sepakat bagi mengembangkan pariwisata di Bandung maupun Jawa Barat. Untuk itu, segala marketing perusahaan pariwisata se-Jabar mulai berkumpul membahasnya.

“Rencananya 6 Februari 2017 mulai dikumpulkan para marketing pariwisata dari berbagai organisasi. Salah satunya buat membahas bagaimana mendongkrak penjualan,” ujar Jack di Bandung, Jumat (6/1/2017).

Jack mengatakan, rapat tersebut disosialisasikan dalam persiapan “Bandung Award”. Bandung Award yaitu penghargaan yg diberikan kepada para pelaku usaha pariwisata atas pelayanan yg diberikan.

(BACA: Rute Bandung-Bangkok Diharapkan Mulai 2017)

Saat ini lebih dari 100 organisasi pariwisata bergabung di Bandung Award yg telah berjalan selama 4 tahun itu.

“Pertemuan ini bagi menyatukan para pelaku industri pariwisata Kota Bandung terutama organisasi-organisasi yg baru,” tuturnya.

Sebab selama ini tak ada wadah sehingga organisasi yg baru kelihatan jalan masing-masing. Padahal kenyataannya telah berjalan, saling sinergi, agar lebih bersatu buat mengoptimalkan kerja sama dengan pemerintah maupun swasta.

Walaupun, diakui Jack, penyatuan organisasi kerap terkendala, di antaranya karena persoalan wilayah. Untuk itulah diadakan Bandung Award.

“Bandung raya yg sebelumnya jalan sendiri sendiri, seperti dua kabupaten yg dulunya berjalan sendiri-sendiri, kini telah terakomodir oleh Bandung Award,” ucapnya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yg tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun dulu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yg berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yg berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun dulu sampai sekarang.

Sementara itu, perwakilan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Alex mengatakan, agar dunia pariwisata selalu meningkat, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak. Selain perhatian Pemkot Bandung, sektor jasa ini harus bersinergi terutama antar pelaku industri pariwisata.

“Kelemahan pariwisata di Bandung karena tak bersatunya organisasi-organisasi pariwisata. Sok aing-aingan (sendiri-sendiri). Organisasi pariwisata harus bersatu, bukan malah saling menjatuhkan,” tegas Alex seraya menambahkan Bandung Award ini dapat mendorong bersatunya industri pariwisata.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *