Awalnya Beli “Merchandise”, Lama-lama Beli Harley-Davidson

Awalnya Beli “Merchandise”, Lama-lama Beli Harley-Davidson

Jakarta, KompasOtomotif – Buat banyak orang, milik moge hanya dapat jadi mimpi. Namun jangan sepelekan hal itu karena ternyata sebagian pembeli moge Harley-Davidson awalnya dari mimpi.

“Jadi aku bisa data global Harley-Davidson yg dibagikan, 47 persen konsumen itu tadinya beli merchandise dulu, karena berarti dia ada mimpi buat beli motornya,” kata I Dewa Made Wirya Atmaja, General Manager Nusantara Harley-Davidson of Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Pengunjung yg tiba ke diler, jelas Dewa, tak terus tujuannya segera beli motor. Kecenderungannya, tahap awal membeli kenang-kenangan misalnya baju atau apapun barang yg milik simbol Harley-Davidson.

Cara yang lain yg dikatakan Dewa dapat memicu pembelian merupakan test ride. Sebesar 11 persen dari pengunjung test ride akhirnya jadi konsumen.

Di Indonesia, harga moge Harley-Davidson setara mobil mewah. Mulai dari Rp 300 jutaan hingga nyaris Rp 1 miliar.

Setelah sempat kosong selama 10 bulan, kembalinya Harley-Davidson ke Indonesia dinyatakan lewat peresmian Nusantara Harley-Davidson of Jakarta. Saat ini ada empat model yg dijual merupakan Softail Slim S Rp 994,2 juta, Softail Fat Boy Rp 866 juta, Sportster Forty-Eight Rp 635,7 juta, dan Street 500 Rp 308,6 juta. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *