11 Negara Dengan “Street Food” Terbaik Di Dunia

11 Negara Dengan “Street Food” Terbaik Di Dunia

JAKARTA, KOMPAS.com – Street food atau seringkali disebut jajanan kaki lima di Indonesia pasti terus ada di tiap negara. Bedanya tiap negara memiliki aturan bagi pedagang street food, sehingga bentuknya tidak terus di pinggir jalan dan dijual dengan gerobak.

Namun demikian street food terus milik sesuatu kesamaan, yakni menjual makanan khas dari daerah tersebut, sehingga menjadi ajang buat mencicipi kuliner setempat dengan rasa yg asli.

Situs Travel and Leisure merangkum 11 negara dengan street food terbaik dan hidangan khas yg sayang buat dilewatkan, seperti berikut:

1. Singapura

Singapura didaulat sebagai salah sesuatu negara dengan street food paling aman di dunia karena aturan pemerintah yg cukup ketat tentang lokasi dan kebersihan.

Hidangan street food di Singapura yg direkomendasikan adalah nasi hainan, sup tulang, dan min chiang kueh (pancake kacang).

2. Sydney, Australia

Sama seperti Singapura, Sydney juga memiliki aturan yg ketat tentang kebersihaan street food. Uniknya street food di Sydney lebih banyak dijual memakai truk. Sebagai melting pot, Sydney menjual hidangan street food dari berbagai negara.

Beberapa hidangan yg direkomendasikan adalah fatboy burger dan truffle greng, gnocchi dengan domba, banh mi atau hidangan khas Vietnam.

3. Istanbul, Turki

Cinta makanan dengan rasa kaya rempah? Street food di Istanbul adalah jawabannya. Hampir di setiap blok jalan di Istanbul menjual street food. Tipsnya hindari makanan berbahan mentah dan nikmati makanan yg telah dimasak sebelumnya ketika menjajal street food di Turki.

Makanan street food rekomendasi di Istanbul adalah Lahmacun (pizza ala Turki), misir (jagung panggang), kokorec (sejenis kebab dengan isisan domba), dan borek (roti isi).

ADIYOSO MARUTO SASONGKO Makanan khas Thailand.

4. Bangkok, Thailand

Diperkirakan ada 12.000 pedagang street food di Bangkok. Dari makanan berat sampai makanan penutup. Makanan rekomendasi di Bangkok, pad see (mie tums), som tum gai (salad pepaya muda), mango sticky rice (ketan dengan mangga dan saus manis).

5. Maroko

Pusat makanan street food di Maroko berada di Djemaa el-Fna. Di sana ada berbagai makanan dengan warna, bumbu, tekstur, dan rasa yg menarik.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Pedagang kaki lima di pasar malam Djemaa El Fna, Marakesh, Maroko.

Beberapa rekomendasi street food di Maroko adalah tagine; ghoulal (sup bekicot), b’stilla (pie burung), chebakia (kue wijen).

6. Mumbai, India

Jika Anda petualang street food, Mumbai dapat jadi destinasi Anda. Ada lebih dari 17.000 pedagang street food berlisensi di Mumbai. Kebanyakan makanan street food di Mumbai ternyata juga ramah terhadap vegetarian.

Makanan street food rekomendasi di Mumbai adalah Vada pav; pav bhaji (roti kari), pani puri (roti isi sayuran), dan es tebu.

7. Mexico City

Ibu kota Meksiko milik sejarah panjang dengan street food. Konon pendatang dari Spanyol sudah berjualan street food di Meksiko pada tahun 1516.

Makanan yg patut dicoba di Mexico City adalah tirtas de pierna (sandwich isi), tacos al pastor (tortilla isi).

Kompas.com/Silvita Agmasari La frittata, masakan berbahan telur dari Italia.

8. Palermo, Italia

Palermo mewakili makanan Italia yg terkenal di semua penjuru dunia. Bukan cuma pizza makanan rekomendasi di Palermo adalah arancini (nasi gulung isi), pane con panelle (semacam perkedel), pane ca meusa (roti isi).

9. Rio de Janeiro, Brasil

Nyatanya penduduk Rio de Janeiro sangat suka jajan street food. Dari sarapan sampai makan malam, mereka dapat makan street food tiga kali sehari.

Makanan street food yg terkenal di Rio de Janeiro dalah Acai bowl atau semangkuk buah lumat dengan berbagai topping, esfishas, acaraje (crepes dengan isian selai cokelat kacang dan pisang), pasteis (roti pastry isi sayur dan udang atau sapi).

10. New York City, AS

Big Apple milik banyak food truck dan pedagang kaki lima yg menawarkan makanan khas dari berbagai negara di dunia.

Makanan street food yg terkenal di New York banyak berada di daerah Prince Street, Soho dengan hidangan sandwich panggang, burtito dari Meksiko, atau kebab khas Timur Tengah.

11. Cartagena, Kolombia

Perpaduan budaya Spanyol dan Afrika melahirkan street food dengan hidangan unik di kota pelabuhan Cartagena. Plaza de La Trinidad adalah pusat street food yg menyajikan
Arepas; mazorca desgranada (jagung, daging, keju, dengan toping kentang garing), bocadillo con queso (pastri isi keju dan jambu), serta bollos (roti kukus).

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *